Memahami Arti Demokrasi Beberapa ahli yang menjelaskan tentang demokrasi, salah satunya menurut Abraham Lincoln menjelaskan bahwa demokrasi itu “Pemerintahan yang sistemnya diselenggarakan dari rakyat (Pemimpinnya dipilih oleh rakyat), oleh rakyat (yang aspirasinya melalui lembaga yang mewakili), dan untuk rakyat (sesuai dengan tujuan pembangunan nasional)”. Intinya ada keterlibatan rakyat didalamnya. Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan, demokrasi dapat dibagi dua yaitu demokrasi secara langsung maupun tidak langsung. Negara yang melakukan Pemerintahan Parlementer dan Pemerintahan Presidensil maka akan melaksanakan demokrasi. Seperti halnya di Indonesia, Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi dan Pancasila sebagai pihak dalam penyelenggaraan negara. Untuk mewujudkan apa yang ada di Pancasila atau untuk menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi tentu tidak luput dari peran warga negaranya dalam berpatisipasi menjadikan Indonesia sebagai negara yang demokratis. Adapun cara menjadikan masyarakat yang demokratis ialah dengan membangun nilai demokrasi sekaligus berpedoman pada Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari hari. Dalam demokrasi terdapat nilai-nilai yang dianut, diantaranya: 1. Penyelesaian masalah dengan cara musyawarah atau secara damai melalui lembaga yang ditunjuk untuk melakukannya. 2. Menjamin terjadinya perubahan atau terbuka terhadap berbagai perubahan yang terjadi sesuai perkembangan zaman. 3. Menyelenggarakan pergantian pimpinan atau kekuasaan pemerintah secara teratur demi menghindari terjadinya pemerintah yang otoriter. 4. Masyarakat yang tertib dan menekan adanya kekerasan seminimal mungkin. 5. Mengakui adanya keanekaragaman yang ada pada masyarakatnya. 6. Menjamin tegaknya keadilan sesuai dengan hak asasi manusia. Salah satu ciri masyarakat demokratis ialah Pemilihan Umum, terselenggaranya pemilihan umum merupakan ciri khas masyarakat demokratis di Indonesia yang sudah dilkasanakan sejak dulu. Pemilihan umum dapat dilakukan untuk memilih pemimpin negara berikut dengan para pejabat di lembaga negara melalui aspirasi masyarakat dalam pemilu juga kita dapat diajarkan soal bebas, jujur, adil, rahasia. Dalam pemilu semua orang berhak memilih apa pun dan siapa pun, pemilu harus adil jangan sampai ada penipuan didalam hasil voting suara. Jadi, pada intinya sistem demokrasi ialah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Seperti pemimpin negara, pemimpin negara berasal dari rakyat biasa yang kemudian dipilih oleh rakyat dan diberikan kepercayaan oleh rakyat untuk memimpin negara. Kemudian disalurkan oleh lembaga lembaga politik. Dengan dipilihnya pemimpin itu pun, pemimpin itu harus melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk melindungi maupun mengurus warganya, memperhatikan warganya. Jangan sampai warga merasa tidak diperhatikan oleh pemimpinnya.
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

 
Top